TINGGALKAN LINK ANDA DI SINI (",)

Memaparkan catatan dengan label Info. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Info. Papar semua catatan

Rabu, 17 Ogos 2011

Membuka Pintu Rezeki



Rezeki, betapa ramai orang yang berharap untuk mendapatkannya. Pelbagai cara dan usaha ditempuh, pergi pagi pulang petang membanting tulang dan memeras keringat. Tidak puas dengan cara wajar ditempuhlah berbagai cara hingga melanggar syariat dan akidah.

Rezeki sebenarnya tidak selalu diertikan sebagai harta kekayaan. Dalam al-Quran banyak disebut kata rezeki dengan segala bentuknya, razaqa atau rizqun. Dalam erti harta kekayaan, sangat wajar jika kemudian manusia begitu mendambakan rezeki yang banyak. Sifat manusia sebagaimana disebutkan oleh Allåh adalah mencintai harta, selain menyukai wanita dan anak-anak.




“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Ali Imran:14)


REZEKI ADALAH ANUGERAH
Agar hati tidak termakan oleh dunia dan akal tidak dikuasai nafsu, Allah menegaskan dalam banyak ayat bahawa rezeki adalah berasal dari-Nya. Berbagai ungkapan ayat yang menunjukkan hal ini sudah semestinya mengingatkan manusia dari perilaku sombong seperti Qarun.

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi, melainkkan Allahlah yang akan memberi rezekinya.”(Hud:6)

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebahagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.” (Al-Baqarah:254)

Masih banyak ayat yang menunjukkan bahawa Dia yang memberikan rezeki kepada makhluk-Nya. Hanya Dia yang berkuasa untuk mencukupi keperluan manusia. Sekecil apapun makhluk di bumi atau di langit Dialah yang menanggung rezekinya. Binatang yang diciptakan untuk manusia saja ditanggung oleh Allah, apatah lagi manusia yang telah dimuliakan. Sebagaimana ilmu yang untuk memperolehnya manusia harus melakukan usaha pembelajaran. Manusia perlu berusaha untuk mendapatkan rezeki, bukan hanya berangan-angan.

“Dan jika solat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah di muka bumi dan carilah kurnia dari Allah, dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya, moga-moga kalian beruntung.” (Al-Jum’ah:10)

Allah juga memberi peringatan kepada orang-orang yang hanya disibukkan dengan urusan dunia sementara lalai dari tuntutan ibadah. Betapa sibuknya manusia dengan dunia, dia hanya mengambil bahagian yang telah ditetapkan oleh Allah baginya.

PINTU-PINTU REZEKI
Berbagai pintu rezeki telah Allah sediakan bagi hamba-Nya. Untuk meraihnya manusia mesti membuka dan memasuki pintu-pintu tersebut. Tanpa membukanya seseorang tak akan mampu meraih rezekinya. Tentang pintu-pintu rezeki Rasulullah pernah besabda, “Perhatikan olehmu sekalian, sesungguhnya di dunia ini perdagangan merupakan sembilan dari sepuluh pintu rezeki.” (Musnad Aĥmad)

Meski seseorang mampu menemukan pintu-pintu rezeki terpampang dihadapannya, jika tidak memegang kuncinya mana mungkin membuka dan memasukinya. Tanpa kunci manusia hanya sebatas mampu memandanginya. Allah Yang Maha Pemurah telah memberikan beberapa kunci rezeki. Siapapun yang menggunakannya, Allah akan meluaskan rezekinya, menutup kefakirannya dan memenuhi kehidupannya dengan kebahagiaan, hatinya penuh keredhaan dan ketenangan. Siapa saja yang mengetahui peraturan dan peluang-peluang yang ada, memahami pengertian-pengertiannya dan mampu meningkatkan semangat untuk yakin terhadap Allah, ia akan berusaha menempuh berbagai sebab untuk membuka rezeki Allah kepadanya.
Ada beberapa kunci pembuka pintu-pintu rezeki. Kunci ini perlu digunakan secara serius oleh setiap individu Mukmin.

1. Kunci Istighfar dan Bertaubat
Istighfar dan taubat mampu menutup dosa sudah diyakini oleh kebanyakan orang, meski sedikit yang mengamalkan. Namun kedua perilaku mulia ini mampu membukakan pintu rezeki bisa jadi lebih sedikit lagi yang tahu. Allah berfirman,
“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan Mengadakan untukmu kebun-kebun dan Mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Nuh:10-12)
Taubat mesti dilakukan dengan baik dan benar. Di antara kita melakukan pertaubatan adalah:- Menahan diri dari perbuatan maksiat (tidak lagi mengulanginya).- Menyesali perbuatan yang terlanjur dilakukannya.- Bertekad untuk tidak mengulanginya lagi.
- Bila terkait dengan hak sesama, hendaklah meminta kerelaan orang yang dirugikannya, baik dengan mengembalikan barangnya atau meminta maafnya.
Tanpa langkah-langkah ini taubat seseorang disoalkan keseriusannya.

2. Kunci Takwa
Di antara definisi takwa adalah merasa takut kepada Allah, beramal dengan wahyu yang diturunkan, redha dengan rezeki yang sedikit, dan siap menghadapi kematian. Secara amaliah ketakwaan akan membawa seseorang bersikap hati-hati kerana merasa Allah selalu mengawasi apa yang dilakukan, tengah melanggar larangan-Nya atau mengabaikan perintah-Nya.
“…Barang siapa yang bertakwa kepada Allah nescaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah nescaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (Al-Thalaq:2-3)

3. Kunci Sedekah
Logika Islam tidak sesuai dengan logika materialisme. Harta yang dikeluarkan untuk bersedekah, dengan segala bentuknya, bukannya akan berkurang malahan bertambah. Kerana itu logika seorang muslim adalah memperbanyak sedekah di jalan Allah, kepada golongan fakir miskin, orang-orang yang memerlukan dan para pejuang di jalan Allah.
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Di tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah:261)
Katakanlah, “Sesungguhnya Rabbku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hambaNya dan menyempitkan (siapa yang dikehendaki Nya).”Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (Saba’:39)


4. Kunci Silaturrahim

Menyambung tali kekeluargaan mempunyai dua faedah. Pertama meluaskan rezeki dan kedua memanjangkan umur. Siapa yang mengkehendaki kedua-duanya hendaklah banyak menyambung silaturrahim, meskipun terdapat perselisihan di antaranya dengan keluarganya. Rasulullah bersabda,“Barangsiapa yang ingin agar Allah melapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah menyambung silaturrahim.” (Shåĥiĥ al-Bukhåri)


5. Kunci Berhijrah di Jalan Allah
Maksud hijrah di sini ialah berpindah dari suatu tempat yang penuh dengan maksiat dan kejahatan ke tempat yang kiranya bisa untuk menyelamatkan agama dan ibadah. Tidak semestinya seorang muslim tinggal bersama dengan orang-orang yang jahat dan fasik, sementara pada saat yang sama memohon kelapangan rezeki kepada Allah.
“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, nescaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudian kematian menimpannya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya disisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Nisa’:100)

6. Kunci Haji dan Umrah

Yakni melakukan haji dan umrah. Sesiapa yang ada kemampuan hendaklah tidak khuatir menjadi berkurang hartanya dengan melakukkan keduanya. Rasulullah bersabda, “Lakukanlah haji dan umrah, kerana kedua-duanya akan menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana api membersihkan besi, emas, dan perak. Tiada balasan bagi haji yang mabrur kecuali syurga.” (al-Tirmidzi)


7. Kunci Tawakal Kepada Allah
Makna bertawakkal ialah melaksanakan segala sebab kemudian meyakini bahawa rezeki pasti akan sampai kepada kita. Bukan seperti tawakal yang diertikan secara salah tidak berusaha mencari rezeki dengan hujahAllah telah menentukan rezeki masing-masing. Rasulullah bersabda, “Jika kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, nescaya Allah akan memberikan kepada kamu rezeki sebagaimana Dia berikan kepada burung, ia keluar pada waktu pagi dalam keadaan perut yang kosong pulang pada petangnya dengan perut kenyang.” (Musnad Aĥmad)

8. Kunci Ibadah Kepada Allah

Iaitu dengan anda tidak berebutkan dunia dan berpana dengan bahagian yang sedikit yang sudah mencukupi buat anda, lalu anda mempergunakan waktu anda yang lain kesemuanya untuk beribadah dan berdakwah kepada jalan Allah. Allah berfirman di dalam sebuah hadis qudsi yang bermaksud:
“Wahai anak Adam! Beribadatlah kepadaKu sepenuh masa, nescaya aku akan memenuhkan dada engkau dengan kekayaan dan Aku akan menghilangkan kefakiran daripada engkau. Jika engkau tidak melakukannya, nescaya aku akan menyibukkan tangan engkau dengan pelbagai pekerjaan namun kefakiranmu tetap tidak hilang.”

9. Kunci Kasih kepada yang Lemah dan Miskin

Ini adalah disebabkan adanya hubungan hati yang dekat dengan Allah lantaran kemiskinan dan kefakiran mereka. Oleh sebab itu, hendaklah kita berbuat baik kepada golongan tersebut, nescaya Allah akan membalas perbuatan baik tersebut. Rasulullah bersabda, “Bukankah kamu diberikan pertolongan dan rezeki kerana orang-orang yang lemah di kalangan kamu?” (Shaĥiĥ al-Bukhari)
Yang tidak boleh diabaikan adalah mencari barakah dari Allah. Barakah ada pada waktu pagi (albarakatu fi bukuriha), begitu ungkapan orang Arab. Benar, pagi memang memiliki banyak berkah. Keberkatan Subuh juga membuka pintu-pintu rezeki-Nya yang telah dihamparkan di hari itu. Kerana itu Allah menyerukan kaum Muslim untuk menyambut rezeki-Nya dengan bersegera bangun pagi.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ahmad dan al-Baihaqi, diceritakan bahawa ketika Rasulullah pulang dari solat Subuh di Masjid Nabawi, beliau mendapati puterinya, Fatimah, masih tidur. Dengan penuh kasih sayang lantas beliau menggerakkan badan puterinya itu lalu berkata, ”Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezeki Tuhanmu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai kerana Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya, antara terbit fajar dengan terbit matahari.” 

Bersediakah kita membuka pintu rezeki-Nya?





Isnin, 25 April 2011

SOLAT SELEPAS HAID : PERKARA YG DIPANDANG RINGAN..

Sumber: Link


Pengetahuan Islam kepada sesiapa yang bernama wanita ISLAM!!!

Kebanyakkan perempuan/wanita/ muslimah (wanita Islam) tak berapa perasan ATAU lebih malang lagi jika memang tak tahu menahu akan perkara ini... Ilmu Fekah, khususnya BAB HAID yang berkaitan dengan diri wanita itu sendiri amat kurang dikuasai atau difahami secara menyeluruh oleh kebanyakkan wanita Islam...kenapa hal ini boleh terjadi?? Amat susah untuk mencari seorang guru/ustazah/ ...yang betul-betul pakar dalam bab 'Orang-orang Perempuan ini' kecuali terpaksa@mesti dirujuk kepada lelaki/ustaz- ustaz yang bernama LELAKI jugak...(saya rasa ramai yang bersetuju dengan pandangan saya )

Contohnya yang paling simple ; bila ditanya kepada kebanyakkan wanita Islam ; "adakah wajib bagi seorang wanita Islam menqhada'kan solat mereka yang ditinggalkan ketika haid?" pastinya kita akan mendengar jawapan daripada kebanyakkan mereka mengatakan: "alaa...itu soalan mudah jee..bila 'datang period' maka solat tuu tak perlu qadha, yang perlu qadha hanya puasa jee..itulah yang kami belajar sejak mula-mula 'bergelar wanita' dulu"

Jika dibuat pantauan nescaya jawapan seperti di ataslah yang akan kita jumpa... Sebenarnya TAK SEBEGITU MUDAH bagi seorang muslimah nak meninggalkan solat mereka walaupun dirinya didatangi haid!!! sekalipun. Hal ini boleh dirujuk di dalam kitab Ihya' Ulumuddin karangan Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali yang mashur.

Kitab yang padanya ada ilmu yang berkaitan Tasauf dan padanya juga perbahasan Fekah yang luas, inilah bukti kehebatan ulama' terdahulu..

Dalam BAB TIGA :
" Fi adab Mua'sharah Wama Yujzi Fi Dawamun Nikah..." perkara YANG KETUJUH disebut dengan jelas dalam kitab tersebut : PERKARA YANG BERKAITAN DENGAN HAID: Penjelasan (bayan) terhadap solat yang perlu diqadha bagi perempuan yang didatangi haid :

1. Jika perempuan dalam keadaan haid mendapati darah haid itu berhenti (dengan melihatnya) sebelum masuknya waktu Maghrib, kira-kira sempat dia solat asar sebanyak satu rakaat, maka baginya wajib qadha solat zohor dan asar.
2. Jika perempuan mendapati darah haidnya kering sebelum masuknya waktu subuh, kira-kira sempat baginya solat Isya' sebanyak satu rakaat, maka wajib baginya qadha solat maghrib dan Isya'. " Dan hal ini (qadha solat yang ditinggalkan semasa haid) adalah sekurang-kurang perkara yang wajib diketahui oleh setiap wanita Islam" (Imam Al-Ghazali)
HURAIAN MASALAH :
1. Kenapa perlu diqadha solat Asar dan Zohor?
- Kerana perempuan itu hanya menyedari keringnya haid masih dalam waktu Asar, maka baginya wajib solat asar (selepas mandi hadas)
2. Kenapa pula solat Zohor juga perlu diqadha sama?
- Kerana di dalam hukum menjama' (menghimpun solat bagi orang musafir) solat Asar boleh dijama' dan diqosarkan bersama solat Zohor.
- Kerana kecuaian wanita itu sendiri (dari melihat haidnya kering atau tidak), boleh jadi haidnya sudah kering dalam waktu Zohor lagi, langkah Ihtiyat ( menjaga hukum) maka perempuan itu juga perlu mengqhada solat Zohor.
3. Dalam perkara solat subuh pun sama : -perempuan itu hanya menyedari darah haidnya kering, sebelum masuk waktu subuh, kira-kira sempat solat Isyak satu rakaat (selepas mandi hadas) maka wajib baginya solat Isya' sebab darahnya kering masih dalam waktu Isya'.
-Solat Isya' juga boleh dijama' (bagi musafir) dengan solat Maghrib, maka baginya juga perlu diqadha solat maghrib.
-Di atas kecuainnya (tidak betul-betul melihat darahnya kering atau tidak dalam setiap waktu solat) maka boleh jadi darahnya sudah kering dalam waktu maghrib lagi (sebab proses keringnya darah itu berlaku secara perlahan-lahan, mungkin perempuan itu hanya menyedarinya dalam waktu subuh, hakikatnya proses pengeringan itu sudah lama berlaku)
-maka langkah ihtiyat (menjaga hukum) maka adalah bagi perempuan itu perlu di qadha juga solat maghribnya.

Sila rujuk : Kitab Ihya' Ulumuddin (Jilid ke 2) cetakan Darul Nahwan Nil / Darul Haram Lil Turath, Kaherah.
Diharapkan tulisan ini memberi kesedaran kepada seluruh yang bergelar Muslimah untuk lebih mendalami diri mereka dengan ilmu 'Fiqhul Nisa' ini yang berkaitan dengan diri mereka sendiri!!!

Selasa, 22 Februari 2011

Keistimewaan Madinah

Rasulullah pernah berdoa yang maksudnya:“Ya Allah, berikanlah kecintaan kami kepada Madinah sebagaimana Engkau berikan kecintaan kepada Makkah, atau lebih dari itu dan bersihkanlah ia serta berkatilah kepada kami dalam makanan dan bekalnya dan gantikan wabak penyakitnya dengan juhfah.”

(Bukhari dan Muslim)

Huraian
Rasulullah SAW telah berhijrah ke Madinah dan menjadikannya sebagai medan dakwah dan seterusnya sebagai Tanah Suci kedua selepas Tanah Suci Makkah al-Mukarramah. Ia kaya dengan sejarah-sejarah yang jelas terkandung di dalam Al-Quran. Sebelum Rasululullah SAW memasuki Madinah, ia merupakan sebuah negeri tempat bersarangnya penyakit. 

Antara kelebihan dan keistimewaan Madinah ialah:

1.Bumi Yang Subur Dan Makmur
Bumi Madinah mengeluarkan tamar Ajwah yang mempunyai khasiat lebih daripada khasiat yang terdapat pada tamar-tamar lain. Rasulullah SAW pernah bersabda: “Sesiapa yang di waktu pagi makan 7 biji kurma Ajwah, pada hari itu dia tidak akan terkena racun mahupun sihir.”

2. Masjid Nabawi
Ia terletak di tengah-tengah kota Madinah. Asalnya ia merupakan tapak pusat pengeringan tamar dan kebun tamar milik dua orang anak yatim iaitu Suhail dan Sahl. Rasulullah SAW telah membeli tanah itu daripada mereka dan membangunkan masjid bersama-sama dengan Kaum Ansar dan Muhajirin. Sabda Rasulullah SAW: “Pahala solat di masjidku ini adalah 1000 kali lebih baik daripada solat di lain-lain masjid kecuali di Masjidil Haram,”( Bukhari dan Muslim)

3. Tanah Haram
Seperti Makkah, Madinah juga merupakan tanah haram. Ianya menjadikan setiap umat Islam sentiasa berwaspada dan memelihara diri daripada melakukan perkara yang dimurkai Allah SWT ketika berada di sana. Rasulullah SAW pernah bersabda: “Madinah adalah tanah haram, letakknya antara Bukit Eir dan Bukit Tsur,sesiapa yang melakukan kezaliman (maksiat) atau melindungi orang yang melakukan kezaliman di dalamnya maka ke atasnya laknat Allah SWT,malaikat dan manusia seluruhnya dan semua amalan sama ada yang wajib atau sunat tidak diterima oleh Allah SWT daripadanya pada hari kiamat kelak.” ( Bukhari dan Muslim)

4.Keutamaan Meninggal Dunia di Madinah
Iaitu bagi sesiapa yang boleh menetap di Madinah hingga sampai ajalnya. Oleh kerana ini jugalah maka Khalifah Umar r.a pernah berdoa kepada Allah SWT: “Ya Allah, kurniakanlah aku syahid di jalan-Mu dan jadikanlah matiku di negeri Rasul Mu.”

5.Terpelihara Daripada Dajjal
Madinah merupakan kota yang dijanjikan Rasulullah tidak akan di masuki oleh Dajjal. Anas ibn Malik r.a meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya: “Tidak ada suatu negeri pun Dajjal akan memasukinya kecuali Makkah dan Madinah ,di keduanya tidak terdapat satu tempat pun kecuali para malaikat akan berbaris menjaganya. .Kemudian Madinah akan menggongcangkan penduduknya sebanyak tiga kali,lalu Allah SWT mengeluarkan setiap orang kafir dan munafik.”(Riwayat Bukhari)
Demikianlah antara kelebihan atau keistimewaan Madinah. Maka tidak hairanlah jika sekali bumi Madinah dipijak, akan terasa kerinduan untuk mengunjunginya lagi. Ini kerana suasana di Madinah cukup aman dan damai serta penuh dengan ketenangan. Semoga dengan mengunjungi Madinah akan dapat menambahkan lagi keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Kredit : Cikgu Zul

Isnin, 21 Februari 2011

Penggunaan perkataan 'Salam'


Sebelum ni saya pernah post entri berkenaan dengan cara memberi salam dengan betul dalam tajuk entri Assalammualaikum. Kali ni saya nak kongsi berkenaan kekeliruan yang timbul disebabkan ada yang menyalah ertikan penggunaan perkataan 'Salam' yang tersebar luas di Facebook.

...................................................................
Assalamualaikum, Beberapa hari kebelakangan ini tersebar artikel bertajuk JANGAN GUNAKAN PERKATAAN "SALAM", yang dipanjangkan oleh orang yang berlainan. (juga di sini)

Mengapa sampai melarang menggunakan perkataan SALAM?

Perkataan SALAM atau AS SALAM tiada salahnya, malah merupakan salah satu Asmaul Husna. Saya tidak tahu siapa penulis asal artikel ini, yang sangat mengelirukan, kerana ramai yang telah copy & paste dan menyebarkannya. Yang pasti ia bukan bersumber dari Ustaz Zawawi, hanya kata-kata beliau digunakan dalam artikel ini.

Terjemahan ayatnya pun tidak lengkap...terus saja dimaksudkan SALAM itu sebagai SELAMAT TINGGAL...lalu diajak semua orang agar JANGAN GUNAKAN PERKATAAN "SALAM". 

Penulisnya menulis: 
JANGAN GUNAKAN PERKATAAN "SALAM"

بِسْــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

SIAPA YANG MENGGUNAKAN PERKATAAN "SALAM"? apakah maksud disebaliknya??

Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah:"Salam (selamat tinggal)".

Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yangburuk). (QS. 43:89)


فَٱصۡفَحۡ عَنۡہُمۡ وَقُلۡ سَلَـٰمٌ۬‌ۚ فَسَوۡفَ يَعۡلَمُونَ

Terjemahan ayat yang lengkap seperti berikut: (Tuhan menjawab rayuannya dengan berfirman): "Jika demikian, maka janganlah engkau (wahai Muhammad) hiraukan mereka, dan katakanlah: ` Selamat tinggallah! ' Kemudian mereka akan mengetahui kelak (akibat keingkarannya)! " (Az-Zukhruf 43:89)

Salam maksudnya selamat, dalam terjemahan ayat ini, "salam" bermaksud ucapan selamat tinggal, namun ia tetap sebagai doa keselamatan bagi mereka, agar di suatu masa mereka yang engkar itu akan sedar. Ini dikategorikan oleh ulama tafsir sebagai salam al-Musalamah/al-Mutarakah; iaitu bermaksud selamat tinggal. Sementara salam bagi orang-orang mukmin disebut sebagai salam at-Tahiyyah; iaitu bermaksud mendoakan keselamatan dan keamanan. 

Mana boleh kita mengajak orang ramai agar jangan guna kalimah salam, sedangkan salam merupakan salah satu asmaul husna, dan banyak ayat-ayat yang menggunakan perkataan salam untuk mengucap takzim kepada para Nabi. Malah perkataan SALAM itu dari Allah SWT. 

سَلَـٰمٌ۬ قَوۡلاً۬ مِّن رَّبٍّ۬ رَّحِيمٍ۬

Salam sejahtera dari Tuhan Yang Maha Mengasihani. (Yaa Siin 36:58) 

Sebagai contoh, saya memetik beberapa ayat Al Quran:

وَإِذَا حُيِّيتُم بِتَحِيَّةٍ۬ فَحَيُّواْ بِأَحۡسَنَ مِنۡہَآ أَوۡ رُدُّوهَآ‌ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَىۡءٍ حَسِيبًا 

Dan apabila kamu diberikan penghormatan dengan sesuatu ucapan hormat (seperti memberi salam), maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya, atau balaslah dia (dengan cara yang sama). Sesungguhnya Allah sentiasa menghitung tiap-tiap sesuatu. (An-Nisaa' 4:86)

إِذۡ دَخَلُواْ عَلَيۡهِ فَقَالُواْ سَلَـٰمً۬ا قَالَ إِنَّا مِنكُمۡ وَجِلُونَ

Ketika mereka masuk mendapatkannya lalu memberi salam dengan berkata: "Selamat sejahtera kepadamu!" Ia berkata: "Sesungguhnya kami berasa takut kepada kamu". (Al-Hijr 15:52)

 سَلَـٰمٌ عَلَىٰ نُوحٍ۬ فِى ٱلۡعَـٰلَمِينَ  

"Salam sejahtera kepada Nabi Nuh dalam kalangan penduduk seluruh alam ! " (As-Saaffaat 37:79)

سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِبۡرَٲهِيمَ

"Salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim!". (As-Saaffaat 37:109)

Penulis-penulis artikel ini menggunakan kenyataan Al Fadhil Ustaz Zawawi sebagai menguatkan hujahnya, sedangkan tiada kaitan perenggan yang pertama dengan kenyataan Ustaz Zawawi, malah menggunakan gambar Ustaz Zawawi lagi...sangat mengelirukan.

Kita sering berselawat dan memberi salam kepada Rasulullah SAW dengan ucapan, 

الصلوة والسلام عليك يا رسول الله، الصلوة والسلام عليك يا حبيب الله


Selawat dan SALAM ke atasmu wahai Rasulullah..
Selawat dan SALAM ke atasmu wahai Kekasih Allah..

Allah SWT memerintahkan kita berselawat dan mengucap SALAM kepada Rasulullah SAW, maksud firman Allah SWT,

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَـٰٓٮِٕڪَتَهُ ۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّۚ يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا

"Sesungguhnya Allah dan malaikatNya berselawat (memberi segala penghormatan dan kebaikan) kepada Nabi (Muhammad SAW); wahai orang-orang yang beriman berselawatlah kamu kepadanya serta ucapkanlah SALAM sejahtera dengan penghormatan yang sepenuhnya. (Al-Ahzaab 33:56)

“Tiga perkara yang boleh mengeratkan persahabatan dengan saudaramu iaitu memberi SALAM apabila bertemu dengannya dan menyediakan tempat duduknya dalam sesuatu majlis serta panggilah ia dengan nama yang paling disenanginya.” [Riwayat Al-Tabrani]

Adakah SALAM di sini bermaksud "SELAMAT TINGGAL"?

p/s: Untuk mendapat ayat-ayat yang menggunakan perkataan SALAM, sila layari www.surah.my, cari ayat guna keyword SALAM, tidak kurang 20 ayat terdapat perkataan SALAM

Khamis, 17 Februari 2011

Cara Belajar Matematik

PERTAMA
Kalau nak kuasai sesuatu subjek, perkara pertama anda perlu lakukan ialah kena SUKA mata pelajaran tu. Habis, kalau kita dah memang tak suka macam mana? Caranya, mula-mula buat-buat macam anda sukakan subjek tu. Maksudnya anda cuba untuk sukakan subjek tu. Kemudian, mula buat latihan sedikit demi sedikit. Tak perlu terus mula dengan latihan yang banyak untuk mengelakkan anda stress. Bila dah stress, anda akan kata "susahnya math ni"..


KEDUA
Matematik adalah latihan dan latihan adalah matematik. Matematik adalah satu subjek yang anda perlu buat latihan untuk menguasainya, bukan membaca. (Ada pelajar yang belajar matematik dengan hanya membacanya). Semakin banyak latihan anda buat, anda akan jadi semakin cekap.


KETIGA
Matematik adalah mata pelajaran yang memerlukan disiplin. Walaupun anda faham topik tertentu, anda tidak akan dapat menjawab dalam masa yang diberikan jika anda tidak mendisiplinkan diri untuk menjawab soalan matematik. Setiap kali anda berlatih menjawab soalan matematik, catat masa yang anda ambil. Selalunya anda ada masa kurang daripada 3 minit untuk menjawab satu soalan. Jadi, cuba kejar masa itu, maksud cikgu, cuba latih menjawab dengan secepat mungkin.

KEEMPAT
Anda perlu HAFAL SIFIR!
Cikgu tahu ramai pelajar yang merungut tentang perkara ini. Alah cikgu..pakai kalkulator ja.. Tapi, tahu tak, kalau anda membiasakan diri menggunakan kalkulator, ianya akan melemahkan kecekapan mengira.
Maksud cikgu, hafal sifir bukan sahaja untuk mengetahui berapa 6 x 6 dan berapa 12 x 9. Tetapi, menghafal sifir akan membuat otak anda lebih cepat dan cekap mengira. Kalau asyik bergantung kepada calculator, daya pemikiran anda akan semakin lemah kerana tidak ada usaha yang dilakukan oleh otak anda. Lihat mereka yang handal matematik, pasti mereka cekap juga dalam sifir.
KELIMA
Anda perlu ada azam dan kemahuan untuk jadi hebat dalam subjek matematik. Jika anda kisah tidak kisah, sukar untuk anda kuasai subjek ini. 

Credit to Cg Rosmah

Selasa, 1 Februari 2011

Krisis Mesir - Teruskan Berdoa

Assalamualaikum



Kejadian rusuhan di Mesir bukan lagi masanya untuk kita menuding jari menyalahkan pihak itu ini. Inilah masanya untuk kita bersatu dalam menyelesaikan permasalahan ini. Kira-kira 11 ribu rakyat kita di sana walaupun pengkhabarannya sedikit jelas dan tak jelas untuk diterima. Semua kena peka dan berusahalah untuk mendoakan keselamatan mereka. Kepada pihak yang suka mengkritik itu ini, hentikan kritikan anda.

Pastinya pihak yang berkuasa sedang melaksanakan tanggungjawab mereka dengan sebaiknya. Jadi, isu seperti ini menjadikan kita untuk lebih peka dengan dunia luar dan bukannya menuding jari tak sudah-sudah. Pengkhabaran dari Facebook kisah di Mesir sedikit melegakan namun teruskan berdoa dan memberikan keyakinan keselamatan kepada mereka di sana.

Mereka perlukan sokongan kita untuk terus berusaha menyelamatkan diri dari kekecohan. Sumber-sumber berita atau info semasa diharap memberikan maklumat yang sahih agar tak wujud spekulasi buruk melampau kepada rakyat di sana mahupun di sini. Sama-samalah kita mendoakan keselamatan mereka. Apa yang penting, sokongan moral anda lebih berguna daripada kritikan. Teruskan mendoakan mereka.

Entry tentang krisis Mesir ini klik sini untuk paparan bergambar.

Dibawah ni satu seruan untuk anda dan bersama-samalah kita menyebarkannya dengan tujuan kesedaran serta perhatian kita kepada mereka di sana. Paling penting doakan keselamatan mereka. Sumber dari kisah di Egypt

Minta jasa baik semua yang berada di Malaysia,Tolong, tolong, tolong, sebarkan pada semua.
Tingkatkan kesedaran.
Rakyat Malaysia di Egypt perlukan bantuan kerajaan.
Secepat mungkin.
Keadaan di Egypt adalah lebih buruk dari yg anda semua tahu.

Kami lihat, media utama di Malaysia tidak ketengahkan langsung hal Egypt.
Kata TPM, "Pelajar Malaysia selamat, tidak perlu dibawa pulang."

Please, jangan bergantung pada media tempatan dah.
Go online, bukak BBC, Al-Jazeera.
BUKA MATA, banyak lagi penting dari hal pilihanraya Tenang tu.

Kenapa, kenapa, student abroad je yg banyak sebarkan hal ni???
Lepas tu, keluarga pelajar Egypt yg kt Malaysia je risau.
Korang tak risau ke?
Tolong la, aku merayu ni.

Okay, wanna know the truth???

Airport di Alexandria dah tak boleh pakai.
Balai polis di sekitar Mansoura dan Alexandria dah dipecah.
Angkatan polis diarahkan untuk tidak mengawal, kononnya untuk susahkan lagi protes.
Penjara-penjara, yes, PLURAL, di sekitar Egypt dah dipecah masuk; lebih 6000 banduan terlepas di jalan-jalan Egypt.
Pelajar2 perempuan terpaksa bergantung dengan pelajar2 lelaki untuk mengawal rumah mereka.
picture credit to krisis mesir

Aduh, tak boleh tidur aku malam ni, menunggu updates dari Egypt.
Korang, please. Aku merayu ni. Sama2 kita tolong. InshaAllah, semua akan selamat.



post credit to umek.thanks for posting this babe. i wouldnt understand unless you post it. and im praying that my aunty and all malaysian at egypt is alright. amin.

and you. yang sedang membaca. please copy and paste entry ini di blog, di facebook, di twitter in everywhere social network you have. spread it please.
thank you. :'(

Jumaat, 17 Disember 2010

10 Sifat Calon Suami Yang Baik

Jika anda seorang wanita, carilah lelaki yang mempunyai sifat-sifat berikut.
Jika anda seorang lelaki, jadilah seorang lelaki yang mempunyai sifat-sifat berikut.



1. Kuat amalan agamanya. Menjaga solat fardhu, kerap berjemaah dan solat pada awal waktu. Auratnya juga sentiasa dipelihara dan memakai pakaian yang sopan. Sifat ini boleh dilihat terutama sewaktu bersukan.

2. Akhlaknya baik, iaitu seorang yang nampak tegas, tetapi sebenarnya seorang yang lembut dan mudah bertolak ansur. Pertuturannya juga mesti sopan, melambangkan peribadi dan hatinya yang mulia.

3. Tegas mempertahankan maruahnya. Tidak berkunjung ke tempat-tempat yang boleh menjatuhkan kredibilitinya.

4. Amanah, tidak mengabaikan tugas yang diberikan dan tidak menyalahgunakan kuasa dan kedudukan.

5. Tidak boros, tetapi tidak kedekut. Tahu membelanjakan wang dengan bijaksana.

6. Menjaga mata dengan tidak melihat perempuan lain yang lalu lalang ketika sedang bercakap-cakap.

7. Pergaulan yang terbatas, tidak mengamalkan cara hidup bebas walaupun dia tahu dirinya mampu berbuat demikian.

8. Mempunyai rakan pergaulan yang baik. Rakan pergaulan seseorang itu biasanya sama.

9. Bertanggungjawab. Lihatlah dia dengan keluarga dan ibu bapanya.

10. Wajah yang tenang, tidak kira semasa bercakap atau membuat kerja atau masa kecemasan.

Wayne Rooney Hebat Atau Anda Hebat?



Anda rasa, kaki kanan anda sehebat Wayne Rooney? Boleh menggelecek dan mengawal bola di kaki seperti Christiano Ronaldo?


Jom cuba permainan mudah ni! Buat dalam masa dua saat, tengok hasilnya..


OK.. Sekarang duduk atas kerusi seperti menghadap komputer.. Cepat duduk! Hehe


Kemudian, angat kaki kanan anda dan ayun buat pusingan jam..


Teruskan dengan ayunan kaki. Sekarang, secara serentak, angkat tangan kanan anda, seolah-olah membuat angka '6', seperti membancuh kopi..


Apa dah jadi?? Perasan tak, kaki anda beralih melawan pusingan jam? Keh keh keh..


*Permainan ni menguji kecekapan minda dan fizikal secara serentak. Belum tentu Wayne Rooney boleh buat tau (",)